Lima Sehat

Berbagi tips kesehatan yang bisa dilakukan sehari hari.

LightBlog

Menggosok gigi dengan pasta gigi adalah hal yang sangat lumrah. Bahkan setiap hari aktivitas ini dilakukan. Namun sering kali gigi tetap be...

Cara Memutihkan Gigi dengan Pasta Gigi yang Benar dan Ampuh

Menggosok gigi dengan pasta gigi adalah hal yang sangat lumrah. Bahkan setiap hari aktivitas ini dilakukan. Namun sering kali gigi tetap berwarna kuning atau tidak putih bersih meski sudah menggosok gigi. Padahal setiap pasta gigi menjanjikan gigi yang putih bersih bahkan perlindungan untuk waktu yang lama. Sebenarnya bukan salah pembuat pasta gigi yang tidak berhasil memutihkan gigi yang kuning. Namun terkadang cara memutihkan gigi dengan pasta gigi yang kita lakukan belum optimal.

Cara memutihkan gigi dengan pasta gigi atau odol

Memutihkan gigi memang menjadi harapan banyak orang. Gigi yang kuning membuat kurang percaya diri ketika berbicara di depan banyak orang. Daripada harus pergi ke dokter atau menggunakan bahan bahan berbahaya, sebaiknya optimalkan dulu pasta gigi yang kita miliki. Berikut ini adalah cara memutihkan gigi dengan pasta gigi yang benar agar rutinitas ini lebih optimal.

1., Gunakan pasta gigi yang sesuai dengan kondisi gigi

Merk pasta gigi yang beredar di pasaran sangat banyak. Setiap merk tentu saja menjanjikan hasil yang terbaik untuk gigi kamu. Namun yang perlu diperhatikan adalah apakah pasta gigi tersebut cocok untuk kamu. Setiap merek pasta gigi atau odol memiliki formulasi yang berbeda dan akan memberikan hasil yang berbeda. Pastikan kandungan tersebut cocok untuk kamu, misalnya kamu memiliki gigi sensitif. Selain itu, jika kamu memiliki alergi terhadap suatu rasa, pastikan perasa tersebut tidak terkandung dalam pasta gigi yang akan digunakan.

2. Pasta gigi tidak perlu terlalu banyak

Cara memutihkan gigi dengan pasta gigi tidak harus dilakukan dengan menggunakan terlalu banyak pasta gigi. Pasta gigi yang terlalu banyak, justru sering kali akan ikut terbuang bersama kumuran yang pertama. Penggunaan pasta gigi yang terlalu banyak justru akan membuat pasta gigi menjadi lebih boros tetapi tidak memberikan hasil optimal. Cukup gunakan pasta gigi sesuai dengan aturan yang tertera pada pembungkus pasta gigi. Ukuran ini dirasa menjadi ukuran paling ideal untuk masing-masing merek pasta gigi.

3. Lakukan gerakan menggosok gigi yang benar

Menggosok gigi bukan hanya sekedar menggosokkan sikat gigi pada permukaan gigi. Menggosok gigi tentu saja berbeda dengan teknik menggosok pakaian yang kotor. Mulut merupakan zona yang sangat sensitif, sehingga harus menggunakan teknik yang benar untuk membersihkannya. Gunakkan gerakan memutar untuk membersihkan permukaan gigi bagian depan. Sedangkan pada gigi bagian dalam, bisa menggunakan gerakan horizontal yang digabungkan dengan gerakan memutar. Selain itu, sesuaikan juga dengan bentuk sikat gigi agar hasilnya lebih optimal.

4. Pastikan pasta gigi menyentuh hingga sela gigi

Fungsi pasta gigi adalah untuk mengangkat plak, membunuh bakteri dan memberikan perlindungan terhadap gigi. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan penggunaan pasta gigi harus dipastikan pasta gigi menjangkau hingga bagian paling sulit. Hal ini untuk memastikan gigi tersebut mendapatkan perlakuan yang sama. Sisa sisa kotoran dan bakteri yang ada pada mulut akan menjadikan gigi menjadi lebih mudah diserang bakteri. Meskipun sudah menggosok gigi dengan cara memutihkan gigi dengan pasta gigi yang dirasa benar. Kamu bisa memilih sikat gigi yang lembut agar menjangkau setiap sisi gigi.

5. Gabungkan penggunaan pasta gigi dengan bahan lain

Jika penggunaan pasta gigi secara tunggal benar benar tidak memberikan manfaat, maka kamu bisa menggabungkannya dengan bahan lain. Kamu bisa menggabungkan pasta gigi dengan baking soda, jeruk lemon, jeruk nipis, bahkan bisa digabung dengan garam. Cara memutihkan gigi ini memiliki kelebihan karena setiap bahan memiliki fungsinya masing masing yang saling mendukung. Namun perlu diperhatikan bahwa bahan tersebut bersifat asam dan bisa membuat gigi sensitif menjadi ngilu. Oleh karena itu kamu harus berhati hati dalam menggunakannya. Semoga bermanfaat ^.^.

2 komentar:

  1. Bermanfaat kak artikelnya, lebih baik lagi disertai gambar biar tambah menarik

    BalasHapus